$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Setelah Menderita Diskriminasi Sejak Negara Berdiri, Kaum Minoritas Turki Akhirnya Diizinkan Bangunan Gereja Baru Sejak 1923

  PATRIOTNKRI.COM - Untuk pertama kalinya sejak pendirian republik oleh Mustafa Kemal Attaturk 1923 lalu, Turki mengizinkan pembanguna...



 https://static.timesofisrael.com/www/uploads/2017/04/000_NE939-e1491751435461.jpg

PATRIOTNKRI.COM - Untuk pertama kalinya sejak pendirian republik oleh Mustafa Kemal Attaturk 1923 lalu, Turki mengizinkan pembangunan sebuah gereja baru.

 Presiden Recep Tayyip Erdogan menghadiri upacara peletakan batu pertama di Istanbul yang disiarkan stasiun televisi nasional.

Rumah ibadah baru tersebut adalah milik Gereja Ortodoks Suriah dan didesain untuk bisa menampung sekitar 700 orang jemaah.

Saat ini sekitar 17.000 penganut Kristen Ortodoks Suriah di Istanbul hanya memiliki satu gereja yang berjarak jauh.

Gereja yang baru ini dibangun di dekat bandar udara Ataturk di seberang selat Bosporus.

Uskup Yusuf Cetin menilai pembangunan gereja menggariskan sejarah baru untuk komunitasnya.

Dalam perayaan di Istanbul, gereja Ortodoks Suriah juga mengundang perwakilan Gereja Apostolik Armenia dan Patriark Ekumenis Konstantinopel, Bartolomeus I.

Erdogan menyebut kelompok Kristen di Turki sebagai "putra-putri tanah air." "Sudah merupakan tanggungjawab negara untuk memenuhi kebutuhan kaum minoritas itu dengan mengizinkan pembangunan rumah ibadah", ujar Erdogan.

Dia juga menyebut gereja baru yang baru akan rampung dalam waktu dua tahun itu turut memperkaya khazanah budayaTurki.

Diskriminasi Minoritas

Kaum minoritas Kristen sejak pendirian Republik Turki oleh Ataturk, hanya diizinkan merenovasi gereja lama, tanpa boleh membangun rumah ibadah baru.

Pada 2009 silam Erdogan mendukung gereja mencari lahan baru untuk lokasi pembangunan.

Namun baru 2015 silam Perdana Menteri Ahmet Davutoglu memberikan lampu hijau bagi rencana konstruksi.

Meski demikian, birokrasi Turki masih menunda proses konstruksi hingga akhirnya dikeluarkan tahun ini.

Konstitusi Turki yang disusun pada era Ataturk sejatinya bernafaskan laisisme yang memisahkan negara dan agama.

Namun pada praktiknya minoritas agama di luar Islam Sunni seringkali mengalami diskriminasi.

Pemerintah Turki secara resmi ikut mengakui Gereja Ortodoks Yunani, Armenia, Suriah dan Yahudi sebagai minoritas agama

Sumber: detik.com


loading...
Name

Berita,2929,Beritan,3,Internasional,88,Nasional,2800,Opini,72,
ltr
item
PATRIOTNKRI.COM: Setelah Menderita Diskriminasi Sejak Negara Berdiri, Kaum Minoritas Turki Akhirnya Diizinkan Bangunan Gereja Baru Sejak 1923
Setelah Menderita Diskriminasi Sejak Negara Berdiri, Kaum Minoritas Turki Akhirnya Diizinkan Bangunan Gereja Baru Sejak 1923
https://static.timesofisrael.com/www/uploads/2017/04/000_NE939-e1491751435461.jpg
PATRIOTNKRI.COM
https://www.patriotnkri.com/2019/08/ramdhani-sempat-ada-pilihan-jadi-wn.html
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/2019/08/ramdhani-sempat-ada-pilihan-jadi-wn.html
true
6823089953704148341
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy