$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ayo Bantu !! Nenek Amur (70) Hidup Dengan Rp 5 Ribu seminggu, Terpaksa Berteriak Menjerit Menahan Laparan

PATRIOTNKRI.COM - Kisah pilu Amur (72), seorang nenek yang tinggal sebatang kara di Dusun Janglateh Barat, Desa Campor, Kecamatan Propp...

Butuh Perhatian Pemerintah, Nenek Amur (70) Tinggal Sebatang Kara di Gubuk, Teriak-teriak saat Lapar

PATRIOTNKRI.COM - Kisah pilu Amur (72), seorang nenek yang tinggal sebatang kara di Dusun Janglateh Barat, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Karena tidak memiliki uang atau makanan, nenek Amur terpaksa harus berteriak saat lapar atau sakit perut.

Teriakannya terdengar sampai ke rumah tetangganya yang jaraknya hingga 100 meter dari tempat tinggal Amur.

Bagi yang mendengarnya, mereka sudah tahu bahwa Amur butuh makan atau butuh obat untuk mengobati sakit lambung yang dideritanya tujuh tahun terakhir.

Ada beberapa tetangga yang merasa iba dengan kondisi Amur.

Mereka datang memberikan makanan sekadarnya.

Amur hidup tanpa mendapat perhatian dari pemerintah.

Kalau kebetulan ada beras, saya memasaknya.

Kalau tidak ada beras, saya rebus ketela yang diambil di kebun," terang Sumairah.

Untuk kebutuhan belanja sehari-hari, Sumairah mengaku kadang seminggu hanya punya uang Rp 5.000.

Berteriak dan menangis saat sakit lambung

Yang paling membingungkan, ketika Amur mengeluh sakit lambung.

Selain teriak-teriak, Amur juga sampai menangis karena menahan sakit.

"Saya tidak tega kalau penyakit lambung ibu kambuh.

Belakangan, ada beberapa orang yang prihatin dengan kondisi Amur.

Mereka datang menyalurkan bantuan kepada Amur.

Bahkan ada sekelompok pemuda datang memberikan bantuan alas kasur, sembako dan uang sekedarnya.

"Saya prihatin mendengar kehidupan Amur.

Hingga saat ini, belum pernah ada aparat dari desa atau kecamatan yang datang melihat kondisi Amur.

Namun demikian, Sulihah tidak mempersoalkannya.

Hidup serba kekurangan, sudah lama dijalani Sulihah dan Amur serta anak-anaknya.

"Ada bantuan atau tidak ada, saya pasrah kepada Allah. Karena hidup dan mati itu di tanganNya," kata Sumairah.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Butuh Perhatian Pemerintah, Nenek Amur (70) Tinggal Sebatang Kara di Gubuk, Teriak-teriak saat Lapar,


loading...
Name

Berita,3000,Beritan,5,Internasional,97,Nasional,2854,Opini,87,
ltr
item
PATRIOTNKRI.COM: Ayo Bantu !! Nenek Amur (70) Hidup Dengan Rp 5 Ribu seminggu, Terpaksa Berteriak Menjerit Menahan Laparan
Ayo Bantu !! Nenek Amur (70) Hidup Dengan Rp 5 Ribu seminggu, Terpaksa Berteriak Menjerit Menahan Laparan
https://cdn2.tstatic.net/medan/foto/bank/images/nenek-amur-butuh-bantuan.jpg
PATRIOTNKRI.COM
https://www.patriotnkri.com/2019/07/butuh-perhatian-pemerintah-nenek-amur.html
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/2019/07/butuh-perhatian-pemerintah-nenek-amur.html
true
6823089953704148341
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy