$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Haru dan Menginspirassi, Sehat Terus Ya Nek, Lumpuh Selama 28 Tahun, Nenek Ini Masih Aktif Bikin Kue Lebaran

PATRIOTNKRI.COM -  Nurjannah (67) tak pernah mengira akan hanya menghabiskan 28 tahun hidupnya hanya dengan tergeletak di atas tempat tidu...

Walau lumpuh, Bu Jaya ingin tetap aktif. Antara lain dengan membuat kue lebaran meski hanya untuk keluarga yang dicintainya.

PATRIOTNKRI.COM - Nurjannah (67) tak pernah mengira akan hanya menghabiskan 28 tahun hidupnya hanya dengan tergeletak di atas tempat tidur setiap hari. Padahal dulunya wanita ini sangat aktif berkegiatan dan tak pernah jatuh sakit.

Saat ditemui oleh detikHealth di kediamannya di Gunung Putri, Bogor, Nurjannah tampak sehat dan riang meski tergeletak di tempat tidur. Kini ia hanya tinggal berdua saja dengan pengasuhnya di rumah tersebut.

"Saya udah bolak-balik dikerjain, ditipu sama pengobatan alternatif. Medis, alternatif sudah saya lakuin semua tapi ya gini, tetep aja nggak tau kenapa saya lumpuh," tutur Nurjannah yang lebih akrab disapa Bu Jaya ini, Selasa (29/5/2018).

Pada pertengahan tahun 1989 saat ia mengikuti mendiang suaminya bekerja di Samarinda menjadi momen yang menjungkirbalikkan hidupnya. Suatu hari ia menemukan badannya panas tinggi, nyaris 40 derajat celcius.

Saat dibawa ke rumah sakit, dokter mendiagnosisnya dengan penyakit tipes. Saat itu Nurjannah yang baru berusia 39 tahun dirawat di rumah sakit selama seminggu panasnya tak kunjung turun dan tak ada perubahan.

"Terus akhirnya pulang, tapi panasnya nggak turun-turun lagi. Ya akhirnya kita ngobatin sendiri kayak banyakin minum. Akhirnya hari ke-5 masuk rumah sakit lagi yang lain, terus dirawat dan dibilang ini kena malaria. Tapi kan emang Kalimantan memang identik sama itu ya, penyakit malaria," lanjut nenek dari 7 orang cucu ini.

Namun yang dirasa aneh oleh Nurjannah saat itu adalah dokter meminta untuk mengambil cairan sumsum tulangnya. Ketika ditanya apa alasannya, dokter hanya menjawab untuk mengecek siapa tahu ada kemungkinan tumor atau kanker karena panas tinggi yang tak kunjung turun.

Hasilnya keluar, dan ternyata hanya lemak protein tinggi, Nurjannah akhirnya kembali ke rumah tanpa diagnosis yang jelas. Ia diberi obat Fansidar untuk malaria oleh dokternya yang harus diminum dengan dosis 3 kali sehari.

Panasnya berhasil turun, namun lagi-lagi ada hal lain yang mengganggunya. Tak lama setelah itu, ia merasakan kedua lututnya semakin lemas dan telinganya sering pengang atau berdenging dan akhirnya memutuskan untuk berhenti mengonsumsi obat tersebut.

Lambat laun kakinya semakin berat dan lemas, susah untuk berdiri. Ketika itu, atasan dari suaminya menyarankan berobat ke Balikpapan untuk pengobatan alternatif. Sejak itu, cerita perjalanannya mengobati lewat jalan alternatif dimulai.

Nurjannah pun melompat dari satu pengobatan alternatif ke alternatif lainnya, ia menyebut tak lagi berani ke pengobatan medis karena mereka tak dapat memastikan apa penyakitnya. Dan akhirnya kakinya lumpuh total.

Menurut penuturan Yani, putri sulungnya, sudah tak terhitung berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tuanya demi membuat kaki Ibunya berjalan kembali. Mulai dari menjual tanah, bolak-balik luar pulau, dan lainnya membuat mereka sangat habis-habisan.

Bu Jaya sudah 28 tahun mengalami kelumpuhan.Bu Jaya sudah 28 tahun mengalami kelumpuhan.

Yani telah menemani ibunya berobat cukup lama, dimulai sejak berobat di Jakarta. Ada satu cerita saat itu ditipu oleh orang yang menjanjikan dapat menyembuhkan kakinya dan meminta membayar sejumlah uang untuk membelikan suatu bahan penting yang dapat menyembuhkannya.

Setelah beberapa waktu tak terdengar kabar, mereka mengunjungi alamat yang pernah diberikan oleh pria tersebut. Rupa-rupanya, ia sedang mengadakan hajatan pernikahan anaknya dan uang Nurjannah digunakan untuk acara itu.

Ada lagi cerita ketika ia kembali ke Samarinda, di mana Nurjannah menemui seseorang yang terkenal akan pengobatan alternatifnya. Orang tersebut bilang ia dapat sembuh jika berkurban seekor sapi atau kambing tapi ternyata uangnya dipakai untuk pulang ke Jawa.

Nurjannah mengaku tak berani memakai kursi roda karena malu. Namun semuanya berubah ketika ia bergabung di Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HPCI) yang kini telah berganti nama menjadi Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.

"Waktu itu saya tanya 'Berasa sakit nggak kalau pakai kursi roda?' Mereka jawab nggak, karena lumpuh itu kan kakinya aja yang nggak bisa jalan, tapi yang lainnya masih bisa bergerak. Itu bikin saya sadar," ungkap wanita kelahiran Ciamis ini.

Setelah itu ia berhenti menjalani pengobatan alternatif dan lebih giat dalam beragama. Ia akhirnya tak lagi mencari-cari alasan kakinya lumpuh, namun ia lebih menerimanya sebagai takdir.

Ia juga akhirnya terus aktif dengan melakukan kegiatan, yang awalnya ia lakukan sebagai penghabis waktu agar cepat sore hari. Ada salah satu karyanya yang laku keras dijual di Samarinda, yaitu tas mote atau manik-manik.

Walau lumpuh, Bu Jaya ingin tetap aktif. Antara lain dengan membuat kue lebaran meski hanya untuk keluarga yang dicintainya.Walau lumpuh, Bu Jaya ingin tetap aktif.

Sumber: detik.com


Name

Berita,1771,Beritan,1,Internasional,64,Nasional,1704,Opini,13,
ltr
item
PATRIOTNKRI.COM: Haru dan Menginspirassi, Sehat Terus Ya Nek, Lumpuh Selama 28 Tahun, Nenek Ini Masih Aktif Bikin Kue Lebaran
Haru dan Menginspirassi, Sehat Terus Ya Nek, Lumpuh Selama 28 Tahun, Nenek Ini Masih Aktif Bikin Kue Lebaran
https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2018/06/02/528268a5-4843-4797-b975-cc2a81c40ef3_169.png?w=620
PATRIOTNKRI.COM
https://www.patriotnkri.com/2018/06/haru-dan-menginspirassi-sehat-terus-ya.html
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/2018/06/haru-dan-menginspirassi-sehat-terus-ya.html
true
6823089953704148341
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy