$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

"Tamparan Keras" Nabi Muhammad S.A.W. Buat Yang Wajibkan Mensholati Jenazah TERRORIS

PATRIOTNKRI.COM - Sebagaimana diberitkan, para terroris yang melakukan serangan akhir-akhir ini, baik serangan di 3 gereja di kota Surabay...


Image result for islamic paintings
PATRIOTNKRI.COM - Sebagaimana diberitkan, para terroris yang melakukan serangan akhir-akhir ini, baik serangan di 3 gereja di kota Surabaya maupun di Riau melancarkan serangannya dengan cara bunuh diri.

Bunuh diri tersebut dilakukan baik dengan meledakkan bom yang melekat di tubuhnya, maupun dengan datang menyerbu markas polisi di riau sehingga akhirnya ditembak.

Para terroris tersebut juga melakukan tindakan biadab dengan membunuh orang lain baik sesama muslim maupun non-muslim yang TIDAK pernah memeragi mereka.

Melihat fakta tersebut, banyak  masyarakat yang menolak untuk mensholatkan jenazah para terroris.

Namun Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin justeru mewajibkan masyarakat mensholati jenazah terroris pembunuh keji tersebut.

Terkait perdebatan tersebut, sejatinya Agama Islam telah secara tegas memberikan petunjuk.

Nabi SAW. dengan TEGAS  menolak mensolatkan jenazah orangbyang bunuh diri, menegaskan bahwa pelakunya disiksa di neraka dan tidak ada lagi kesempatan bertaubat baginya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ في نَارِ جَهَنَّمَ يَتَرَدَّى فِيهِ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيها أَبَدًا، وَمَنْ تَحَسَّى سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَسُمُّهُ في يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ في نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فيها أَبَدًا، وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَديدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ في يَدِهِ يَجَأُ بِها في بَطْنِهِ في نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيها أَبَدًا

“Siapa yang menjatuhkan dirinya dari gunung hingga mati maka di neraka jahanam dia akan menjatuhkan dirinya, kekal di dalamnya selamanya. Siapa yang menegak racun sampai mati, maka racun itu akan diberikan di tangannya, kemudian dia minum di neraka jahanam, kekal di dalamnya selamanya. Siapa yang membunuh dirinya dengan senjata tajam maka senjata itu akan diberikan di tangannya kemudian dia tusuk perutnya di neraka jahanam, kekal selamanya.” (HR. Bukhari 5778 dan Muslim 109)

Bahkan membunuh seorang muslim seperti Polisi yang menjadi korban Terroris, dan non-muslim yang tidak memerangi silam seperti ummat yang sedang beribadah di gereja Surabaya juga dilaknat oleh Allah.

مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا

Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

dan Nabi Muhammad MENOLAK mensholatkan jenazah mereka

أُتِي النبي صلى الله عليه وسلم برجل قتل نفسه بمشاقص فلم يصل عليه

Pernah dihadapkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seorang jenazah korban bunuh diri dengan anak panah, dan beliau tidak bersedia menshalatinya. (HR. Muslim 978).

An-Nawawi mengatakan,

Imam Malik dan yang lainnya berpendapat bahwa hendaknya pemuka masyarakat tidak menshalati orang yang mati karena dihukum, dan para pemuka agama tidak menshalati orang fasik, sebagai peringatan bagi msyarakat. Sementara Az-Zuhri berpendapat, pemuka masyarakat tidak menshalati orang yang mati dirajam, namun menshalati orang yang mati sebagai qishas. (Syarh Shahih Muslim, 7/47 – 48)

Menurut Ibnu Taimiyah:

"Orang yang tidak mau menshalati jenazah yang mati karena korupsi, qishas, dan punya utang, sebagai bentuk peringatan bagi yang lain agar tidak melakukan semacam itu, termasuk sikap yang baik. Dan andaikan dia tidak mau menshalati secara terang-terangan, namun tetap mendoakan secara diam-diam, sehingga bisa menggabungkan dua sikap paling maslahat, tentu itu pilihan terbaik dari pada meninggalkan salah satu". (al-Ikhtiyarat al-Fiqhiyah, hlm. 78)

pertanyaannya, jika Nabi Muhammad dan para Ulama saja menolak mensholatkan Jenazah orang yang bunuh diri dan pelaku kejahatan (sebagaimana tersebut diatas), atas dasar apa PA 212 berani mewajibkan solat jenazah terroris yang mati karna bunuh diri dan melakukan kejahatan? 

Allahu a’lam



Name

Berita,1452,Beritan,1,Internasional,50,Nasional,1398,Opini,12,
ltr
item
PATRIOTNKRI.COM: "Tamparan Keras" Nabi Muhammad S.A.W. Buat Yang Wajibkan Mensholati Jenazah TERRORIS
"Tamparan Keras" Nabi Muhammad S.A.W. Buat Yang Wajibkan Mensholati Jenazah TERRORIS
http://islamicartsmagazine.com/images/uploads/blog/Manuscript_of_the_Shhnma_940.jpg
PATRIOTNKRI.COM
https://www.patriotnkri.com/2018/05/jadi-mereka-ummat-nabi-siapa-tamparan.html
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/
https://www.patriotnkri.com/2018/05/jadi-mereka-ummat-nabi-siapa-tamparan.html
true
6823089953704148341
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy