$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Emosi di Ruang Sidang, Suara Fredrich Tiba-Tiba Meninggi dan Bilang Begini

PATRIOTNKRI.COM - Suara Fredrich Yunadi tiba-tiba meninggi saat menaggapi putusan sela majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

https://asset.kompas.com/crop/0x201:1000x868/750x500/data/photo/2018/03/05/410427098.jpg

PATRIOTNKRI.COM - Suara Fredrich Yunadi tiba-tiba meninggi saat menaggapi putusan sela majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/3/2018).

Fredrich selaku terdakwa tidak terima eksepsinya ditolak oleh majelis hakim.

"kami langsung menyatakan banding," ujar Fredrich kepada hakim.

Namun, Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri menjelaskan bahwa tidak ada upaya hukum lanjutan atas putusan sela yang sudah dibacakan oleh majelis hakim.

Hakim menganjurkan agar upaya hukum baru dilakukan setelah sidang pemeriksaan pokok perkara telah selesai.

Namun, emosi dan suara keras Fedrich kembali menggema di ruang sidang.

Fredrich membacakan pertimbangan berdasarkan buku yang ditulis oleh ahli hukum.

Mantan pengacara Setya Novanto itu tetap meminta hakim mengakomodir permohonan banding yang ia ajukan.

Fredrich Yunadi Mengadu ke Hakim

 "Tetap kami akan menyatakan perlawanan. Mohon dicatat, kami banding dan menyatakan perlawanan atas putusan majelis hakim," kata Fredrich.

Sebelumnya, dalam putusan sela, hakim menolak eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan terdakwa Fredrich Yunadi beserta penasehat hukumnya.

Dengan demikian, persidangan terhadap Fredrich tetap berlanjut.

Dalam pertimbangan putusan, hakim menyatakan tidak sependapat dengan materi eksepsi yang menyatakan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai delik pidana umum.

Menurut hakim, pasal tersebut masih termasuk dalam delik pidana khusus yakni tindak pidana korupsi.

Selain itu, hakim menilai surat dakwaan yang dibuat jaksa KPK telah memenuhi syarat-syarat yang diatur dalam Pasal 143 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Dakwaan telah menjelaskan identitas terdakwa secara lengkap dan menguraikan waktu dan tempat tindak pidana dilakukan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sambil Emosi, Fredrich Ajukan Banding karena Eksepsinya Ditolak",


Name

Berita,1335,Beritan,1,Internasional,39,Nasional,1292,Opini,10,
ltr
item
PATRIOTNKRI.COM: Emosi di Ruang Sidang, Suara Fredrich Tiba-Tiba Meninggi dan Bilang Begini
Emosi di Ruang Sidang, Suara Fredrich Tiba-Tiba Meninggi dan Bilang Begini
https://asset.kompas.com/crop/0x201:1000x868/750x500/data/photo/2018/03/05/410427098.jpg
PATRIOTNKRI.COM
http://www.patriotnkri.com/2018/03/emosi-di-ruang-sidang-suara-fredrich.html
http://www.patriotnkri.com/
http://www.patriotnkri.com/
http://www.patriotnkri.com/2018/03/emosi-di-ruang-sidang-suara-fredrich.html
true
6823089953704148341
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy