PATRIOTNKRI.COM - Beredar di media sosial sebuah akun yang menyebarkan hate speech atas nama Muksalmina. Dengan memakai pakaian polisi, akun ini bergaya seperti seorang polisi.

Tertulis pada capture yang menjadi viral, "kalau ahok tidak dipenjara maka saya sendiri yang akan memotong lehernya"

Postingan ini menjadi bahan pergunjingan di facebook. Sejumlah netizen meminta aparat kepolisian untuk segera mencari orang ini karena telah menyebar hate speech dengan memakai baju polisi.

Padahal, diketahui nama Akun Muksalmina adalah bukan seorang anggota polisi.

Diketahui dari sebuah postingan di grup Ahoker berikut kami jelaskan:







Ternyata status dan foto itu hoax. Akun twitter @ilmi_rhoudhotul membongkar fitnah itu dengan mengatakan antara foto polisi dan pemilik akun berbeda.

STOP MENFITNAH POLISI!!! Nama akun Muksalmina dan nama di baju dinas yang dipakai beda…. yaitu BRIPDA HERIYAN anggota Brimob Resimen Pelopor Kelapa Dua Depok. Pemilik akun nama Muksalmina sebenarnya adalah ini bukan polisi, tetapi seorang bocah tengik cicunguk FPI YANG MENCOBA MENFITNAH ANGGOTA POLRI. Jangan mudah tertipu oleh para HATERS yang isi hatinya, penuh dengan dendam kebencian akibat frustasi…. tks

Tampak dari orang yang disebut Muksalmina itu di samping sebuah mobil bertuliskan Majelis Az-Zikra yang terafiliasi dengan Muhammad Arifin Ilham. Ustadz seleb yang dikenal dengan gaya menangisnya dan dekat dengan FPI.

Semoga pihak kepolisian bisa segera melakukan hal yang sepatutnya sesuai dengan UU yang berlaku tentang pelaku hate speech.

Jadi intinya akun yang bernama Muksalmina bukan seorang polisi tetapi dia memakai photo profile seorang polisi.


Stop Hoax!


Stop Fitnah!

sumber: beritaterheboh.com & Gerilyapolitik.com

Share this: