PATRIOTNKRI.COM - Musikus Ahmad Dhani kemarin diperiksa terkait dengan dugaan makar. Dia mengaku sempat diminta tersangka Firza Husein menyiapkan mobil komando yang digunakan Habib Rizieq dalam aksi 212 di Monumen Nasional (Monas).

Namun, kata Dhani, belakangan Firza batal meminta bantuannya. Menurut Dhani, mobil itu sudah siap sebelum dia turun tangan.

"Saya bercerita (di BAP itu) memang Mbak Firza minta sumbangan untuk mobil komando buat Habib Rizieq. Lalu saya bilang saya sepakati untuk iya, tapi ternyata mobil sudah ada, tapi tidak jadi, batal," ujar Dhani setelah diperiksa di Polda Metro Jaya, Rabu (4/1/2017) malam.

Dhani membantah terlibat dalam aktivitas makar. Dhani menegaskan, kalaupun dia menyumbang seperti untuk aksi 411, itu berupa sound system, bukan dalam bentuk uang.

Saat ditanya soal alasan Firza memintanya menyiapkan mobil komando tersebut, Dhani menyatakan itu bisa saja terjadi karena dia memiliki peralatan sound system yang bagus. Dhani mengatakan, pada aksi 4 November 2016, dia juga menyumbang sound system.

"Saya tidak tahu, mungkin mereka anggap mobil komando saya lebih baik. Kan saya tidak tahu. Sound system saya juga mungkin lebih baik, 411 sound system saya dipakai di aksi. 411 saya sumbang juga untuk sound system-nya," kata Dhani.

Polisi: Firza Husein Jadi Tersangka Makar karena Pegang Dana

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan makar yang menyeret sejumlah aktivis dan tokoh nasional. Salah satunya Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, penangkapan Firza bersama sejumlah tersangka lainnya karena dia diketahui sebagai salah satu pemegang dana dugaan makar.

"Kan sudah dijelaskan, kita ambil (tangkap) malam itu, Firza ada aliran dana," ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).

Dia menuturkan, Firza merupakan salah satu pemegang dana untuk menyediakan mobil komando. Hal itu sesuai keterangan musisi Ahmad Dhani saat diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar.

"Salah satu pemegang dana untuk mengambil mobil komando yaitu Firza," tutur dia.

Rencananya, dalam waktu dekat penyidik akan kembali memeriksa Firza sebagai tersangka dugaan makar. "Yang awal sudah, nanti kita periksa lagi Firza," pungkas Iriawan.

Sebelumnya, Ahmad Dhani telah dua kali diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan makar. Dalam pemeriksaan itu, Dhani mengaku sempat dimintai sumbangan oleh salah satu tersangka makar, Firza Husein, untuk menyediakan mobil komando.

Namun Dhani batal memberikan sumbangan lantaran mobil komando yang diinginkan sudah ada. Menurut Dhani, mobil komando itu rencananya disediakan untuk Imam Besar FPI Rizieq Shihab berorasi saat aksi 212.

sumber: detik.com & liputan6.com

Share this: